Kuliah Pakar S1 Keperawatan “Kebijakan Rasulullah SAW dalam Menanggulangi Bencana”

By Administrators 22 Feb 2021, 13:57:57 WIBAkademik

Kuliah Pakar S1 Keperawatan “Kebijakan Rasulullah SAW dalam Menanggulangi Bencana”

Keterangan Gambar :


Universitas ‘Aisyiyah Surakarta merupakan institusi pendidikan yang memiliki visi menjadi Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah yang unggul dalam bidang kesehatan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berakhlakul karimah dan kompetitif di tingkat nasional tahun 2022”. Terkait dengan visi tersebut maka salah satu prodi yang ada di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta yaitu Prodi Sarjana Keperawatan yang memiliki visi mewujudkan Program Studi Ners yang unggul dalam bidang manajemen bencana untuk menghasilkan sumber daya manusia professional, berakhlakul karimah dan kompetitif di tingkat nasional pada tahun 2022. Untuk menindaklanjuti visi prodi Sarjana Keperawatan pada tiap semester prodi Sarjana Keperawatan selau melaksanakan update keilmuan terkait dengan Disaster Management. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Kuliah pakar terkait dengan disaster management dengan tema Kebijakan Ala Rosululloh SAW dalam menanggulangi bencana yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Februari 2021.

 

Kuliah pakar ini dilaksanakan dengan metode daring yang dihadiri oleh semua dosen dari prodi Sarjana Keperawatan  dan seluruh mahasiswa prodi Sarjana Keperawatan dari semester 1,3 dan 5 dan 7 sebanyak kurang lebih 530 mahasiswa. Pembicara pada kuliah pakar ini adalah bapak Sumanto S.Kep., Ns., M.Kes. Beliau merupakan Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana MDMC Kota Surakarta dengan banyak sekali pengalaman dalam bidang kebencanaan terutama dalam menghadapi COVID 19.

Pemilihan tema ini dilatar belakangi oleh kejadian COVID 19 sebagai bencana nasional di Indonesia. Penyebaran COVID 19 di Indonesia mencapai 200 ribu jiwa. Jumlah ini terjadi hanya dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun. Keadaan ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat di Indonesia terutama dari segi kesehatan, ekonomi dan social. Covid 19 menjadi bencana nasional non alam, bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemic, dan wabah penyakit. Covid 19 bukan hanya urusan pemerintah bukan hanya urusan medis atau kesehatan tetap menjadi urusan semua pihak. Masyarakat menjadi ujung tombak dalam pandemic ini, perubahan perilaku yang sesuai protocol kesehatan untuk memutus rantai penularan Covid 19 di Indonesia.

 

Kegiatan kuliah pakar dimulai dengan pembukaan oleh Ketua program studi Sarjana keperawatan Ibu Anjar Nurrohmah, M.Kep. Kemudian dilanjutkan dengan kuliah pakar dengan narasumber Bapak Sumanto, S.Kep., Ns., M.Kep yang di moderatori oleh ibu Ika Silvitasari, M.Kep. 

 

Bapak Sumanto, S.Kep., Ns., M.Kep menyebutkan Bagaimana sikap muslimin menghadapi bencana ? kita harus menjadi relawan, proaktif untuk mengurangi beban permaalahan dunia yang dihadapi oleh sodara kita yg menghadapi kesusahan. MDMC dapat memilii kesempatan untuk membantu saudara yang tertimpa musibah tersebut. Jika mukmin dapat membantu maka Allah akan menghilangkan 1 persen kesusahan di akhirat

Sikap menghadapi virus corona-19 : islamic worldview, cara pandang islam dalam melihat segala hal di dunia sudah dipandu di dalam kitab Alquran. Apabila mendengar musibah maka orang-orang tersebut mereka mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Perusahaan, pertanian, dan lainnya tertimpa musibah maka tetap sabar.

Hikmah QS al baqarah (155-157) virus merupakan makhluk Allah, covid-19 merupakan satu cobaan dari Allah. Dengandemikian manusia harus kembali kepada Allah. Kita harus berprasangka baik kepada Allah, dzikir, mematuhi protokool kesehatan . berdoa karena kekhawatiran akan menyebarnya virus corona bukan menjadikan paranoid. Berdoa agar selamat dan dijaga dari penyebaran penyakit virus corona, yang harus kita lakukan memohon kepada Allah agar selamat.

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. foto biodata 07 Mar 2021, 18:24:31 WIB

    cara pandang islam dalam melihat segala hal

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Seberapa Efektifkah Pencegahan COVID-19 Di Indonesia menurut anda ?
  Sangat Efektif
  Cukup Efektif
  Efektif
  Tidak Efektif
  Sangat Tidak Efektif

Komentar Terakhir

  • foto biodata

    cara pandang islam dalam melihat segala hal ...

    View Article
  • status fb

    Sebagai bentuk rasa kepedulian dan kemanusian ...

    View Article
  • drop ship

    I am regular reader, how are you everybody? This post posted at this website is ...

    View Article
  • Blaine

    If some one desires to be updated with most recent technologies after that he must ...

    View Article