Post

Kuliah Pakar S1 Keperawatan Manajemen Bencana Berbasis Covid-19

09 Agustus 2021

Kuliah Pakar S1 Keperawatan Manajemen Bencana Berbasis Covid-19

Poster Kuliah Pakar S1 Keperawatan

Surakarta - Universitas ‘Aisyiyah Surakarta merupakan institusi pendidikan yang memiliki visi menjadi Perguruan Tinggi ‘Aisyiyah yang unggul dalam bidang kesehatan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berakhlakul karimah dan kompetitif di tingkat nasional tahun 2022”. Terkait dengan visi tersebut maka salah satu prodi yang ada di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta yaitu Prodi Sarjana Keperawatan yang memiliki visi mewujudkan Program Studi Ners yang unggul dalam bidang manajemen bencana untuk menghasilkan sumber daya manusia professional, berakhlakul karimah dan kompetitif di tingkat nasional pada tahun 2022. Untuk menindaklanjuti visi prodi Sarjana Keperawatan pada tiap semester prodi Sarjana Keperawatan selau melaksanakan update keilmuan terkait dengan Disaster Management. Salah satunya adalah dengan melaksanakan Kuliah pakar terkait dengan disaster management dengan tema Manajemen Bencana Berbasis Covid 19 yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 29 Juli 2021.

 

Kuliah pakar ini dilaksanakan dengan metode daring yang dihadiri oleh semua dosen dari prodi Sarjana Keperawatan  dan seluruh mahasiswa prodi Sarjana Keperawatan dari semester 2,4, 6, 8 dan profesi ners sebanyak kurang lebih 530 mahasiswa. Pembicara pada kuliah pakar ini adalah bapak Dr. Nur Tjahjono Suharto, S.Sos, MPP, M.Eng. Beliau merupakan Sekretaris BPBD Kabupaten Klaten dengan banyak sekali pengalaman dalam bidang kebencanaan terutama dalam menghadapi COVID 19.


Pemilihan tema ini dilatar belakangi oleh kejadian COVID 19 sebagai bencana nasional di Indonesia. Penyebaran COVID 19 di Indonesia mencapai dua juta jiwa. Jumlah ini terjadi hanya dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun. Keadaan ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat di Indonesia terutama dari segi kesehatan, ekonomi dan social. Selain menghadapi Covid 19 peran BPBD tetap harus memperhatikan bencana yang lain seperti siaga gunung meletus, tanah longsor dan lain-lain. Hal ini mengharuskan BPBD melakukan mitigasi bencana dengan memperhatikan protocol kesehatan COVID 19. Oleh karena nya perlu adanya prosedur-prosedur khusus dalam melakukan manajemen bencana dengan berbasis covid 19.

Kegiatan kuliah pakar dimulai dengan pembukaan oleh Ketua program studi Sarjana keperawatan Ibu Anjar Nurrohmah, M.Kep. Kemudian dilanjutkan dengan kuliah pakar dengan narasumber Dr. Nur Tjahjono Suharto, S.Sos, MPP, M.Eng yang di moderatori oleh ibu Rizki Agustin, M.Kep. Dr. Nur Tjahjono Suharto, S.Sos, MPP, M.Eng menyebutkan bencana Indonesia 2020 selalu terjadi disetiap hari, seperti gempa bumi yang selalu terjadi, namun tidak berasa karena kekuatan berada di bawah skala 3. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh factor alam, non alam maupun manusia yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan psikologis. Penanggulangan bencana berbasis pandemic covid 19 merupakan bencana non alam. Penggunaan masker diwajibkan untuk semua warga selama proses evakuasi. Pengungsian yang dibuat sesuai dengan protocol kesehatan bertujuan untuk mengurangi resiko penularan covid 19 selama proses pengungsian.



Tags:

Akademik