Post

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN SUKSES MENGGELAR KULIAH PAKAR

21 Januari 2023

PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN SUKSES MENGGELAR KULIAH PAKAR

Program Studi Sarjana Keperawatan pada hari Kamis, 19 januari 2023 melakukan kegiatan kuliah pakar dengan tema “ Dukungan Psikologis Pada Korban Bencana”. Hal ini dilatarbelakangi bahwa letak negara indonesia merupakan negara dalam posisi strategis untuk mengalami bencana. Angka bencana yang meningkat di negara Indonesia memerlukan tindakan langsung maupun tidak langsung dari profesi tenaga kesehatan dalam hal ini perawat. Program Studi Sarjana Keperawatan merupakan program studi dIbawah naungan Fakultas Ilmu Kesehatan, adapun visi dari Program Studi Sarjana Keperawatan adalah mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, kompetitif,  islami, berahlakul karimah dan unggul dalam manajemen bencana tahun 2030. Melalui visi tersebut harapannya program studi sarjana keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Surakarta mampu mendedikasikan ilmu dan profesinya untuk mensejahterakan masyarakat, mendukung program pemerintah dalam penatalaksanaan manajemen bencara dari hulu ke hilir.

Tema kuliah pakar dukungan psikologis pada korban pasca bencana ini merupakan salah satu ujung tombak tindakan mandiri keperawatan dalam membantu korban bencana untuk melewati fase krisis yang dilaminya. Melalui kuliah pakar ini juga kita menjadi lebih paham bahwa memberikan bantuan tidak hanya hadir secara fisik melainkan juga harus hadir secara utuh jiwa dan raganya. Program Studi Sarjana Keperawatan kali ini mendatangkan Pakar dari Spesialis Keperawatan Jiwa yaitu ibu Berlian Nurtyashesti Kusumadewi, M.Kep.,Sp.Kep.J dan di Moderatori oleh bu Sitti Rahma Soleman, M.Kep.

Kegiatan kuliah pakar dimulai dengan sambutan dari ketua Program Studi Sarjana Keperawatan Ibu Norman Wijaya Gati, M.Kep.,Ns.,Sp.Kep.J yang menyampaikan bahwa Program Studi Sarjana Keperawatan mempunyai tanggung jawab yang sama berat untuk memepersiapkan diri menghadapi bencana.  Dukungan psikologis yang dapat diberikan paska bencana berupa terapi individu terapi keluarga dan terapi kelompok. Terapi ini diberikan secara berkesinambungan dengan melibatkan kerjasama lintas sektor lintas program untuk membantu memulihkan penyitas. Kebutuhan pemenuhan kebutuhan pada penyitas yang harus diperhatikan adalah kebutuhan fisik dan dukungan psikologis. Kuliah pakar ini diikuti oleh sejumlah kurang lebih 585 peserta yang terdiri dari siswa dan dosen serta praktisi RS. Kuliah pakar diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada pembicara.



Tags:

Comment (0)

Leave a Comment